Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, September 15, 2009

Makanan Bisa Memperbaiki Emosi


Makan terlalu banyak bisa membuat Anda mengantuk, tetapi makanan yang tepat bisa menghilangkan dan membangkitkan perasaan senang. Seperti havermut, pasta dan roti gandum, nasi beras merah, polong-polongan, sayuran seperti kentang dan jagung ternyata sangat baik untuk mengatasi rasa murung. Hal tersebut dikarenakan serotonin, zat kimia yang menjaga perasaan Anda tetap stabil, tenang, damai dan Anda lebih fokus serta berkonsentrasi. Karbohidrat dapat membantu tubuh untuk memproduksi serotonin. Ketika kadar serotonin rendah, coba bangkitkan semangat dengan makan cemilan cake beras. Agar serotonin bisa menenangkan, karbohidrat harus dimakan dengan perut kosong dan anehnya harus tanpa protein.

Makan coklat mempunyai banyak khasiat, karena kandungan kafein yang sedikit sehingga membangkitkan semangat Anda. Kandungan stimulannya juga membuat sedikit kecanduan, yang disebut theobromine dan sejumlah kecil zat kimia yang dikaitkan dengan meningkatkan perasaan romantis.

Depresi menurun ketika Anda mengkonsumsi ikan, karena kandungan asam lemak omega 3 dalam dosis besar memperbaiki simptom manic depression sampai 64%. Asam lemak omega 3 bekerja di otak seperti lithium dan obat-obat lainnya yang digunakan untuk mengobati depresi. Saat Anda sedih dan depresi, pastikan Anda mengkonsumsi pisang, apel, ceri, aprikot dan buah-buahan lainnya. Karena kandungan dalam buah-buahan tersebut dapat membangkitkan semangat Anda kembali. Minum dan makanlah susu, yogurt dan keju, jika sindrom pramenstruasi membuat perasaan Anda tak menentu.

Kafein merupakan obat psycho-active yang paling banyak digunakan dan dapat memproduksi perasaan senang serta euphoria. Satu cangkir kopi dapat mengubah perasaan mudah marah, tersinggung dan lelah menjadi bahagia. Tapi hati-hati, terlalu banyak kafein dapat mengganggu tidur dan memicu serangan panik.

Mengkonsumsi satu kacang per hari dapat memberikan kecukupan selenium agar menjaga otak tetap bahagia.

Bawang putih sudah terbukti berkhasiat menjaga kesehatan kardiovaskular. Orang yang mengkonsumsi bawang putih untuk menurunkan kolesterol juga merasakan berkurangnya rasa lelah, rasa mudah tersinggung dan resah.

Capsaicin yang memberikan rasa pedas pada cabe juga memberi otak aliran endorphin. Saat merasa pedas, lidah mengirim sinyal sakit semu ke otak. Akibatnya, otak lalu melepaskan penawar rasa sakit alamiah yang menenangkan atau endorphin sehingga menimbulkan perasaan senang.

Jika Anda menderita seasonal affective disorder (SAD), konsumsi lebih banyak makanan yang mengandung vitamin D sehingga memperbaiki perasaan. Anda juga bisa mendapatkan vitamin ini dari salmon, susu dan serelia yang difortifikasi.

Bila Anda mengkonsumsi makanan yang mengandung thiamine, riboflavin, dan B6 maka Anda akan merasa lebih senang hanya dalam 3 bulan. Kacang-kacangan (bean) yang dikeringkan, unggas, telur, alpukat, padi-padian utuh, ikan, pisang dan produk susu banyak mengandung vitamin yang penting ini.

Sebagai tambahan aja, rasa pedas pada cabai juga dapat berguna melawan kanker prostat pada pria.

Nah,, ternyata makanan yang kita makan juga bisa mempengaruhi perasaan kita. Patut dicoba ini. Bisa membangkitkan semangat, menghilangkan depresi, memberikan perasaan bahagia.. wuaaa… hahah

Kamis, September 10, 2009

6 Hal Yang Dilarang Ketika Tidur

Manusia dapat bertahan 2 minggu tanpa makan, tetapi hanya bertahan 1 minggu saja tanpa istirahat. Tidur adalah waktu istirahat yang sangat baik, dengan tidur organ tubuh kita dapat beristirahat. Kekurangan tidur dapat merusak organ dan otak kita.
Ada 6 larangan dalam tidur:
1. JANGAN TIDUR MENGENAKAN JAM TANGAN. Jam bisa menimbulkan radioaktif, walaupun hanya sedikit, tapi kalau terlalu lama memakainya bisa berbahaya.
2. JANGAN TIDUR MEMAKAI BH. Para ilmuwan di Amerika mensinyalir bahwa pemakain BH diatas 12 jam, dapat mengakibatkan Kanker Payudara.
3. JANGAN TIDUR MEMBAWA TELP ANDA KE RANJANG. Gelombang Medan magnet yang ditimbulkan oleh alat electronik ini, dapat merusak system syaraf kita.
4. JANGAN TIDUR MASIH MENGENAKAN MAKE-UP. Hal ini dapat menimbulkan masalah pada kulit kita, karena kulit tidak dapat bernafas.
5. JANGAN TIDUR DGN ISTRI/SUAMI ORANG. Jangan2 anda tidak bakalan bangun lagi (karena dibunuh suami/istrinya)
6. JANGAN COBA-COBA JADI POLISI TIDUR, APALAGI DI JALAN TOL. Pikir aja sendiri, kenapa jangan, hah…hah…

4 Pola Hidup Sehat untuk Laki-Laki

LAKI-LAKI, berisiko 70% lebih besar menderita jenis kanker yang sebenarnya bisa dialami laki-laki dan perempuan. Hal ini dipicu oleh kurangnya perhatian akan gaya hidup sehat. Jadi, apa yang sebaiknya Anda lakukan untuk menjaga kesehatan? Berikut beberapa pola hidup sehat dari Victoria Lambert, editor kesehatan harian daily mail London, yang bisa menjadi panduan Anda dalam meningkatkan kualitas hidup.

Hindari daging olahan dengan suhu masak tinggi

Berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan di Journal Of Human Nutrition And Dietetics, laki-laki sebaiknya menghindari daging olahan. Memasak daging dengan suhu tinggi menyebabkan protein yang terdapat di dalam daging membentuk zat karsinogenik yang dikenal dengan heterocyclic amines (HCAs), salah satu penyebab kanker prostat.

Pastikan memasukkan dompet di saku baju

Jika Anda seringkali tanpa sadar memasukkan dompet ke saku di bagian belakang celana, mulailah memindahkannya ke saku depan. Pasalnya, tekanan dari dompet ke saraf-saraf sciatic di punggung bisa memicu rasa sakit dan kaku pada kaki bagian bawah, pergelangan kaki atau telapak kaki. Hal ini bisa membuat Anda merasa sakit baik saat duduk atau berbaring. Biasanya orang-orang hanya akan merasa lebih baik saat berdiri.

Kurangi penggunaan obat penghilang rasa sakit

Menggunakan obat penghilang rasa sakit, menurut pakar kesehatan, bisa meningkatkan tekanan darah secara signifikan. Hampir setengah dari laki-laki berusia di atas 65 akan mengalami hipertensi. Hal ini juga akan meningkatkan risiko mengalami serangan jantung dan stroke.

Menurut studi yang melibatkan 16.000 laki-laki dari Harvard Medical School, menggunakan satu anti-inflammatory drug (NSAIDs) seperti ibuprofen sehari, bisa meningkatkan risiko hingga 38% dan penggunaan asipirin meningkatkan risiko hingga 26%.

Sedang mereka yang menggunakan 15 tablet atau lebih dalam seminggu berisiko 48% lebih besar. Hal ini, menurut para peneliti, disebabkan oleh analgesik dari obat yang bekerja menghambat efek zat-zat kimia yang berfungsi merilekan pembuluh darah (dan menurunkan tekanan darah).

Berhubungan intim setiap hari

Hampir sebagian dari pasangan yang melakukan pengobatan untuk mengatasi ketidaksuburan dianjurkan menerapkan cara ini. Para peneliti dari Australia menyatakan, salah satu cara terbaik mempertahankan kualitas sperma adalah dengan sering-sering melakukan hubungan seksual.

"Absen berhubungan intim mungkin bisa meningkatkan jumlah sperma, tapi hal ini tidak akan berarti jika spermanya tidak lincah," tutur ginekolog dari Australia Dr David Greening. Sperma yang telah disimpan lama di dalam tubuh, terang Greening, kemungkinan besar telah terpapar DNA yang rusak akibat radikal bebas.

Selain itu, lanjut dia, meningkatkan frekuensi ejakulasi, setiap hari misalnya, terbukti bisa mengurangi kerusakan DNA pada laki-laki. Dalam percobaan yang dilakukan pada pilot, terang dia, kerusakan berkurang hingga 12%. (OL-08)

aborsi


KEHIDUPAN manusia dimulai saat setelah pembuahan terjadi. Jika dengan SADAR dan dengan SEGALA cara kita MENGAKHIRI hidup manusia tak berdosa, berarti kita melakukan suatu perbuatan TAK BERMORAL dan asosial.Tidak semestinya KITA membiarkan penghentian nyawa hidup siapapun atau HIDUP kita sebagai MANUSIA menjadi TIDAK BERHARGA LAGI.










RESIKO ABORSI

Aborsi memiliki resiko yang tinggi terhadap kesehatan maupun keselamatan seorang wanita. Tidak benar jika dikatakan bahwa jika seseorang melakukan aborsi ia “tidak merasakan apa-apa dan langsung boleh pulang”.
Ini adalah informasi yang sangat menyesatkan bagi setiap wanita, terutama mereka yang sedang kebingungan karena tidak menginginkan kehamilan yang sudah terjadi.

Ada 2 macam resiko kesehatan terhadap wanita yang melakukan aborsi:
1. Resiko kesehatan dan keselamatan secara fisik
2. Resiko gangguan psikologis


Resiko kesehatan dan keselamatan fisik
Pada saat melakukan aborsi dan setelah melakukan aborsi ada beberapa resiko yang akan dihadapi seorang wanita, seperti yang dijelaskan dalam buku “Facts of Life” yang ditulis oleh Brian Clowes, Phd yaitu:
1. Kematian mendadak karena pendarahan hebat
2. Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
3. Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan
4. Rahim yang sobek (Uterine Perforation)
5. Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada
anak berikutnya
6. Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita)
7. Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
8. Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
9. Kanker hati (Liver Cancer)
10. Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat
pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya
11. Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
12. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
13. Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)


Resiko kesehatan mental
Proses aborsi bukan saja suatu proses yang memiliki resiko tinggi dari segi kesehatan dan keselamatan seorang wanita secara fisik, tetapi juga memiliki dampak yang sangat hebat terhadap keadaan mental seorang wanita.

Gejala ini dikenal dalam dunia psikologi sebagai “Post-Abortion Syndrome” (Sindrom Paska-Aborsi) atau PAS. Gejala-gejala ini dicatat dalam “Psychological Reactions Reported After Abortion” di dalam penerbitan The Post-Abortion Review (1994).

Pada dasarnya seorang wanita yang melakukan aborsi akan mengalami hal-hal seperti berikut ini:
1. Kehilangan harga diri (82%)
2. Berteriak-teriak histeris (51%)
3. Mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi (63%)
4. Ingin melakukan bunuh diri (28%)
5. Mulai mencoba menggunakan obat-obat terlarang (41%)
6. Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual (59%)

Diluar hal-hal tersebut diatas para wanita yang melakukan aborsi akan dipenuhi perasaan bersalah yang tidak hilang selama bertahun-tahun dalam hidupnya.
Template Design by prieto
ShoutMix chat widget